Manfaat Tanaman jahe
Assalamualaikum
wr.wb
Halo teman-teman jadi pada
postingan pertama ini aku ingin membahas sedikit tentang manfaat rimpang
jahe,berhubung saat berkunjung kerumah kakekku ternyata banyak memiliki tanaman
jahe, yang aku tau tanaman jahe hanya sebagai bumbu dapur ternyata banyak
memiliki manfaaat, salah satunya menurunkan kadar glukosa pada penderita
diabetes tipe-2. Sebelumnnya pada tau gak sih jahe itu apa ? karena beberapa
orang masih sukar membedakan jahe, kunyit, kencur dan rimpang lainnya berikut
saya deskripsikan apa sih itu jahe.
Jahe merupakan tanaman obat dan rempah berupa tumbuhan rumpun berbatang
semu dan merupakan rimpang dari tanaman bernama ilmiah Zingiber officinale Roscoe. Jahe berasal dari Asia pasifik yang
tersebar dari India sampai Cina. Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut-sebut
sebagai bangsa yang pertama kali memamfaatkan jahe terutama sebagai bahan
minuman, bumbu masakan dan obat-obatan tradisional. Tanaman jahe didunia
tersebar didaerah tropis , di benua Asia dan Kepulauan Pasifik. Akhir-akhir ini
jahe dikembangkan di Jamaica, Brazil, Hawai, Afrika, India, Cina, dan Jepang,
Filipina, Australia, Selandia baru, Thailand dan Indonesia. Jahe tumbuh di
Indonesia ditemukan disemua wiayah Indonesia yang ditanam secara monokultur dan
polikultur (Hapsoh, et. al., 2008).
Berdasarkan bentuk, warna dan ukuran
rimpang, ada 3 jenis jahe yang dikenal, yaitu jahe putih besar atau jahe badak, jahe
putih kecil atau emprit, dan jahe sunti atau jahe merah. Secara umum, ketiga
jenis jahe tersebut mengandung pati, minyak atsiri, serat, sejumlah kecil
protein, vitamin, mineral, dan enzim proteolitik yang disebut zingibain
(Hernani dan Christina, 2002).
Menurut
Harmono dan Andoko (2005) berdasarkan ukuran, bentuk dan warna rimpangnya.Umumnya dikenal 3 varietas jahe, yaitu :
- Jahe putih/kuning besar atau disebut juga jahe gajah atau jahe badak, rimpangnya lebih besar dan gemuk, ruas rimpangnya lebih menggembung dari kedua varietas lainnya. Jenis jahe ini biasa dikonsumsi baik saat berumur muda maupun berumur tua, baik sebagai jahe segar maupun jahe olahan.
- Jahe putih/kuning kecil atau disebut juga jahe sunti atau jahe emprit, ruasnya kecil, agak rata sampai agak sedikit menggembung. Jahe ini selalu dipanen setelah berumur tua. Kandungan minyak atsirinya lebih besar dari pada jahe gajah, sehingga rasanya lebih pedas, disamping seratnya tinggi. Jahe ini cocok untuk ramuan obat-obatan, atau untuk diekstrak oleoresin dan minyak atsirinya.
- Jahe merah, rimpangnya berwarna merah dan lebih kecil dari pada jahe putih kecil sama seperti jahe kecil, jahe merah selalu dipanen setelah tua, dan juga memiliki kandungan minyak atsiri yang sama dengan jahe kecil.
Ciri-ciri jahe yaitu merupakan batang
semu dengan tinggi 30 hingga 100 cm, akarnya berbentuk rimpang dengan daging
akar berwarna kuning hingga kemerahan dengan bau menyengat. Daun menyirip
dengan panjang 15 hingga 23 mm dan panjang 8 hingga 15 mm, tangkai daun berbulu
halus, bunga jahe tumbuh dari dalam tanah berbentuk bulat telur denganpanjang
3,5 hingga 5 cm dan lebar 1,5 hingga 1,75 cm.
Lantas kandungan
nutrisi apa yang membuat jahe begitu bermamfaat? Dari sekitar 115 jenis zat
berbeda yang terkandung dalam akar jahe, gingerol merupakan agen antioksidan
dan anti radang yang paling berpotensi. Manfaat Jahe sendiri adalah sebagai
berikut:
- Melawan penyakit jantung dan stroke
- Meredakan masalah pencernaan serta mual
- Membantu penyerapan nutrisi
- Mendongkrak fungsi pernafasan dan imunitas tubuh
- Mencegah infeksi akibat bakteri
- Menjauhkan infeksi karena jamur
- Menyembuhkan bisul pada lambung
- Mengurangi rasa sakit
- Mencegah kanker
- Mencegah komplikasi pada penderita diabetes
Nah
sekarang sudah tahu kan seberapa penting dan banyaknya mamfaat dari jahe untuk
kesehatan, disisi lain banyaknya dari kita yang tidak menyukai jahe yang
rasanya pedas dan baunya sangat menyengat, marilah mulai sekarang kita belajar
mengonsumsi jahe, untuk meminimalisir rasa pedas dan baunya yang menyengat,
teman-teman bisa mencampurkan jahe segar kedalam masakan atau sebagai campuran
jus, atau bisa juga mengonsumsi jahe dalam bentuk bubuk, namun pastikan
teman-teman memilih bubuk jahe yang masih murni ya, karena bubuk jahe yang
dijual dipasaran biasanya sudah dicampur dengan gula tambahan. Nah mungkin
hanya itu yang dapat saya jelaskan kurang lebihnya saya minta maaf jangan bosan
untuk hidup sehat ya teman-teman karena mencegah lebih baik daripada mengobati.
Jangan lupa tinggalkan komentar.
Wassalamualaikum wr.wb
REFERENSI
https://prasxo.files.wordpress.com/2011/05/jahe.jpg (Diakses pada 26 maret 2019 )
http://www.tanobat.com/jahe-ciri-ciri-tanaman-jahe-serta-khasiat-dan-mamfaat.html (Diakses
pada 26 Maret 2019)
Harmono dan
Andoko. 2005. Budidaya dan Peluang Bisnis
Jahe. Agromedia Pustaka.
Jakarta. 16 hal.
Hapsoh, Y.H. dan
Elisa, J., 2008, Budidaya dan Teknologi
Pascapanen Jahe.
Medan : USU Press
Hermani dan
Christina Winarti, 2002, KandunganBahan
Aktif Jahe dan Pemamfaatannya dalam
Bidang
Kesehatan, Status Teknologi hasil Penelitian Jahe, Balai Besar Penelitian dan
Pengembangan Pascapanen Pertanian
,Bogor, h:125-137
Makasih kak ilmunya sangat bermanfaat 😊
BalasHapusWkwkwkwk
BalasHapusMakasih Adik penjelasan tentang jahenya sangat bermanfaat 😊
BalasHapusTerimakasih infonya kak sangat membantu😉
BalasHapusWahh... baru tau nihh. Makasih infonya 👌
BalasHapusTerima kasih infonya sngt bermanfaat
BalasHapusTerimakasih..info nya sangat bermanfaat
BalasHapusthx infonya:')
BalasHapusSangat bermanfaat kak, terimakasih
BalasHapusmakasih infonyaa
BalasHapusMakasih infonya sangat bermanfaat sekali
BalasHapusWah mksh info nya
BalasHapusBermanfaat sekali infonya.. makasih yaa
BalasHapusTerimakasih infonya kakak, sebelumnya saya cuma tahu beberapa khasiat jahe saja, tapi ternyata khasiatnya banyak ya kak, jahe memang luar biasa ^_^
BalasHapusTerimakasih kak untuk infonya :))
BalasHapusMakasih kak artikelnya sngat bermanfaat
BalasHapus